PC PMII SAMPANG

PC PMII Sampang laksanakan Halal bihalal: Launching dan bedah buku serta pengisian E-PMII Sampang

Launching dan bedah buku “dibalik layar demokrasi”

PMIISAMPANG.OR.ID – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Sampang menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal yang dirangkai dengan launching dan bedah buku berjudul “Dibalik Layar Demokrasi” serta pendampingan website Cabang Sampang yang diberi sebutan E-PMII Sampang. (11/04/2026)

Kegiatan ini berlangsung di Rumah Betang (PP. Assirojiyah Kajuk Sampang) dengan menghadirkan berbagai narasumber dari kalangan akademisi, penyelenggara pemilu, dan praktisi media.

Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat tradisi intelektual sekaligus mempererat silaturahmi pasca Hari Raya Idulfitri.

Dalam sambutannya Ketua Umum PC PMII Sampang, Latifah, menyatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dimomentum bulan Syawal sebagai ajang silaturrahim alumni dan kader PMII se-kabupaten Sampang.

“di momentum bulan Syawal ini diharapkan dapat menjadi ajang silaturrahim dan saling maaf memaafkan, dalam kegiatan ini juga akan dilaksanakan launching dan bedah buku “dibalik layar demokrasi” sebuah karya yang menjadi perwujudan antara teori demokrasi dan pengalaman panjang penyelenggaranya” ujarnya

Dikesempatan yang sama ia juga mengatakan bahwa dimomentum ini juga akan dilaksanakan pendampingan pengisian E-PMII Sampang.

“dalam momentum ini pula kami juga akan melaksanakan pendampingan materi dan cara pengisian database di website PC PMII Sampang yang kami sebut dengan E-PMII Sampang” pungkasnya.

Dalam paparannya, KH. Miftahur Rozaq selaku penulis buku “dibalik layar demokrasi”

Menyampaikan bahwa buku ini merupakan catatan teori dan perjalanan panjang pengalaman selama menjadi penyelenggara, bagaimana kemudian kesuksesan penyelenggaraan pemilu tidak selalu yang tampak didepan layar.

” Buku ini menjadi bukti sejarah bahwa banyak sekali pengalaman-pengalaman berharga berkaitan dengan kesuksesan pemilu yang tidak tampak dihadapan publik, dan saya menuangkannya didalam buku ini” tuturnya.

Diskusi semakin kaya dengan kontribusi para narasumber, di antaranya Rektor Universitas Trunojoyo Madura, Prof. Dr. Safi’, S.H,M.H, yang menyoroti pentingnya peran akademisi dalam mengawal demokrasi berbasis pengetahuan. Sementara itu, Nur Elya Anggraini dari Bawaslu Jawa Timur mengulas dimensi pengawasan pemilu sebagai instrumen kontrol terhadap potensi pelanggaran demokrasi. Perspektif media turut dihadirkan oleh Moh. Subhan dari PEMRED Radar Madura, yang menekankan fungsi pers dalam membangun opini publik yang sehat dan kritis.

Kegiatan ini dimoderatori oleh Faisol Ramdhani yang mampu mengarahkan jalannya diskusi secara sistematis dan interaktif. Partisipasi aktif peserta menunjukkan tingginya minat kader PMII terhadap isu-isu demokrasi dan politik elektoral. Secara akademik, kegiatan ini mencerminkan upaya konkret PMII dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan dalam memberikan pandangan dan pendidikan politik. Forum bedah buku diharapkan menjadi medium penting dalam membangun budaya literasi, sekaligus untuk memperkuat kapasitas analisis kader terhadap realitas sosial-politik.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top